Perbedaan antara pasteurisasi dan sterilisasi UHT

Tangki Sterilisasi
Tangki sterilisasi
4.6/5 - (19 suara)

Susu harus disterilkan terlebih dahulu sebelum dapat diminum oleh manusia. Banyak pelanggan sering bertanya tentang pasteurisasi dan sterilisasi suhu tinggi saat membeli baris produksi yogurt. Mana yang lebih baik? Apa perbedaan antara kedua metode tersebut? Izinkan saya memperkenalkan kedua metode ini beserta kelebihan dan kekurangannya.

Pasteurisasi:

Pengantar metode:

Pasteurisasi, juga dikenal sebagai sterilisasi suhu rendah, menggunakan suhu yang lebih rendah untuk membunuh bakteri. Metode sterilisasi adalah memanaskan susu hingga 75 ℃ selama 15 detik atau 62-65 ℃ selama 30 menit. Metode ini dapat secara efektif membunuh patogen pertumbuhan, bukan spora.

Waktu penyimpanan:

Karena aktivitas spora akan dihambat di bawah 4 ℃, tidak akan membahayakan tubuh manusia. Oleh karena itu, susu pasteurisasi harus disimpan dalam lemari es pada suhu 0-4 ℃. Umur simpannya juga sangat singkat. Karena berbagai metode kemasan, susu dapat diawetkan selama 2-15 hari.

Kehilangan nutrisi:

Mineral, laktosa, protein, dan nutrisi lainnya tidak akan banyak terpengaruh. Tetapi vitamin B kelompok akan mengalami kehilangan tertentu, tingkat kehilangan berkisar antara 8% – 12%. Demikian pula, vitamin C akan kehilangan sekitar 20% – 25%. Tetapi susu bukan sumber utama vitamin manusia, jadi jangan terlalu khawatir.

Kemasan:

Sebagian besar susu pasteurisasi di pasaran dikemas dalam botol kaca, kantong plastik, Tetra Pak, dll. Secara umum, umur simpan susu yang dikemas dalam botol kaca dan kantong plastik relatif singkat, hanya dapat diawetkan selama dua hari. Waktu penyimpanan susu yang dikemas dengan Tetra Pak akan lebih lama, biasanya sekitar 7-15 hari.

Kemasan Susu yang Berbeda
Kemasan Susu yang Berbeda

Keunggulan:

Kualitas susu relatif segar, dan kehilangan nutrisi lebih sedikit.

Kekurangan:

Kondisi penyimpanan terbatas dan tidak praktis untuk dilakukan.

Sterilisasi suhu tinggi ultra:

Pengantar metode:

Susu UHT juga disebut susu penyimpanan suhu normal, yang biasanya disterilkan pada suhu 135-140 ℃ selama 4-15 detik. Spora dan patogen akan diinaktivasi pada suhu ini.

Waktu penyimpanan:

Dapat disimpan selama lebih dari 30 hari pada suhu normal.

Produksi Akhir - Yogurt
Produksi Akhir – Yogurt

Kehilangan nutrisi:

Vitamin B kelompok akan kehilangan sekitar 30%-40%, vitamin C akan kehilangan 20%-25%. Laktosa mengalami tingkat pemanggangan tertentu dan protein whey rusak.

Kemasan:

Tetra Pak adalah kemasan umum di pasaran.

Keunggulan:

Disinfeksi lengkap, nyaman untuk diminum, dan penyimpanan.

Kekurangan:

Kehilangan nutrisi lebih banyak, tetapi akan memakan waktu lebih lama untuk dipasarkan.

Baris produksi yogurt ini menggunakan metode pasteurisasi. Selain itu, ahli gizi menunjukkan bahwa susu pasteurisasi dan susu UHT adalah sumber utama kalsium dalam diet harian. Pedoman Diet China merekomendasikan konsumsi 300 gram per hari atau jumlah setara produk susu.